Sudarji

Mendidik Anak menjadi pandai dan mengerti adalah suatu amanah. Akan tetapi, mendidik anak menjadi THE WINNER adalah suatu dakwah. ...

Selengkapnya

' GURU SHOLAT YANG SALEH DAN HEBAT AKU ITU AYAH '

Setiap orang orang tua beriman berharap kelak jika Allah SWT memberikan amanah seorang anak, ia akan menjadi pelanjut kebaikan yang telah dilakukan dan diajarkan kepada buah hatinya. Selain itu dipilihkannya buat sang anak dengan sebuah nama terbaik dan terindah dengan doa yang tulus kelak ketika ia telah dewasa menjadi penyebab terangkatnya derajat kedua orang tuanya tidak hanya di dunia, lebih-lebih di akherat kelak.

Terkadang orang tua sangat mudah dan gampang mengajak dan memperkenalkan tempat permainan yang menarik, tempat wisata yang indah, tempat santai yang ramai, meskipun jarak tempuhnya sangat jauh diusahakannya dengan persiapan yang lama dan maksimal. Padahal jarak rumah Dangan tempat ibadah masjid yang sangat dekat dan tinggal melangkah kaki beberapa langkah terasa sangat berat dan jauh. Padahal wahai ayah yang saleh dan hebat, membiasakan anak kita dengan menggandeng tangannya ke tempat ibadah masjid, sebenarnya kita sudah melatihnya supaya ia dekat dan mengenal Allah SWT dari saat belum Akil baligh, supaya kelak ia tidak jauh dari mengingat Tuhan-Nya.

Wahai ayah yang saleh dan hebat mari kita renungkan sejenak pesan Nabi kita Muhammad Saw: " Perintahkanlah anak-anak kalian untuk mengerjakan sholat ketika mereka berusia tujuh tahun, dan pukullah mereka bila usia sepuluh tahun bila tidak sholat, serta pisahkanlah mereka di tempat tidurnya." Dari hadits ini dapat dipahami bahwa ternyata ayahlah guru pertama dan utama dalam dalam pendidikan sholat buat sang anak. Iya, wahai ayah yang saleh dan hebat, perintah hadits di atas ditujukan padamu, bahkan saat anakmu belum baligh , engkau diminta untuk memberikan mata pelajaran utama ini: SHOLAT. Sejak umur 7 tahun, engkau sudah diminta Nabi yang mulia untuk mengajari dan membiasakan anakmu mengerjakan sholat dengan istiqomah. Tentu ini bukan perkara yang mudah ya ayah karena yang diajari masih anak-anak. Namun, wahai ayah yang saleh dan hebat inilah istimewanya. Sebab, jika sejak kanak-kanak, sudah lekat dengan pengasuhanmu, in syaa Allah anak-anak akan sehati denganmu wahai ayah yang saleh dan hebat. Anakmu akan membawa nama besarmu di baris belakang namanya sendiri. Bahkan, anakmu akan ganti menggandeng tanganmu wahai ayah yang saleh dan hebat ke surga-Nya di akherat kelak.

Wahai ayah yang saleh dan hebat, mari kita bermunajat kepada Allah SWT sebagaimana telah dicontohkan oleh manusia pilihan-Nya Nabi Ibrahim as. " Wahai Rabb, jadikanlah aku dan keturunanku orang-orang yang menegakkan sholat, wahai Rabb kami kabulkanlah doa kami." QS. Ibrahim : 40.

Semoga kita semuanya dijadikan oleh Allah SWT sebagai seorang Ayah yang saleh dan hebat dengan memperoleh rahmat dan ridho-Nya berkat melaksanakan sebuah amanah pendidikan ibadah sholat yang sudah kita laksanakan dan diajarkan kepada anak dan keluarga kita dengan istiqomah dan khusyuk, aamiin.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post